Ulasan Parfum: Flower by Kenzo

Bedak, musk, violet, vanila, mawar, sedikit sekali wangi rempah: secara singkat, kesemua aroma tersebut berbaur menjadi satu di kulit setelah saya menyemprotkan parfum Flower by Kenzo ini. What a very beautiful perfume. And, with a strange shape of bottle, too!  Serius deh, wanginya itu loh, benar-benar menghantui aku :-). Sudah bertahun-tahun, dan hingga sekarang saya masih terobsesi dengan parfum satu ini. Padahal parfum ini mulai diproduksi di tahun 2000 (wow, so classic). Gambar di sebelah ini adalah iklan Flower yang entah kenapa, pas sekali dengan perasaan saya saat menggunakan parfum ini: mendadak, hidup terasa indah, berwarna dan optimis. Persis seperti melihat macetnya jalan raya dari balik jendela Starbucks: segala sesuatu terasa indah dan lampu mobil macet terlihat seperti jutaan kunang :-). 

Flower by Kenzo adalah parfum yang kompleks. Sebagian pemakai (pemakai parfum loh, bukan pemakai drugs:-)) mungkin merasa parfum ini khusus untuk wanita mapan (PS: definisi mapan disini silakan diartikan sendiri :-)). Namun sebenarnya wangi Flower by Kenzo cukup menarik untuk digunakan perempuan 20-something (dan juga bagi perempuan yang 20-something-at-heart ;-)).. Ga percaya? Coba ajah :-). 

Comments

Popular Posts