Thursday, April 25, 2013

Ulasan: Parfum Cabotine Rose dari Gres

Pagi ini memutuskan untuk melakukan ulasan tentang parfum Cabotine Rose, salah satu varian dari rumah parfum Gres. Hmm.. sebenarnya ini parfum yang dah lamaaaa sekali diproduksi dan tetap eksis hingga sekarang. 

Botolnya lucu, tutupnya berbentuk seperti mawar berwarna pink. Harganya cukup murah (saat ulasan ini ditulis, saya bisa beli dengan harga Rp 200.000). Dan, banyak dijual di department store atau toko parfum lain di mal. 

Wanginya mawar bercampur buah-buahan, plus wangi alkohol :-). Ini bukan wangi parfum mawar yang berat dan juga tidak ada campuran wangi bedak. Ini wangi mawar yang bening, seperti bunga kecemplung jeruk :-). Light, airy..itu kesan yang saya dapat dari parfum ini. 

Buat kamu yang suka wangi parfum yang tidak intrusive, Cabotine Rose ini bisa dijadikan pilihan. 

Friday, April 19, 2013

Rahasia Lancome Attraction - perfume review

Attraction adalah parfum lama dari Lancome, perusahaan yang menjual kosmetik high-end. Parfum ini tidak seterkenal saudaranya seperti Lancome Miracle atau Tresor. Namun wanginya lumayan cocok untuk udara tropis yang panas dan membuat berkeringat. 

Attraction adalah parfum dengan aroma floral-woody yang memikat. Semprotan pertama terasa ada wangi jeruk yang segar dan langsung diikuti dengan wangi melati dan kenanga. Setelahnya, wangi floral ini diimbuhi dengan wangi kayu dan musk yang lembut serta bertahan lama. 

Attraction memiliki aroma 'kalem': wangi parfum lembut yang cocok untuk saat santai di rumah sambil membaca buku atau untuk bobo-bobo cantik sambil memeluk bantal cinta (halah..). Parfum ini dapat dijadikan salah satu pilihan favorit di antara parfum wanita yang lain. 

Thursday, April 04, 2013

Apa itu Miniatur Parfum?

Kalau sedang berjalan-jalan ke toko parfum di mall atau trade center tertentu, sering kita melihat rak pajangan penuh berisi botol parfum mungil-mungil. Produk ini sering disebut miniatur parfum yaitu parfum asli yang dikemas dalam versi mungil dari botol aslinya. Biasanya, bentuk botol miniaturnya sama persis dengan aslinya yang ukuran besar (30ml - 100ml) walaupun ukuran botolnya lebih kecil dari telapak tangan dan rata-rata sanggup menampung parfum 5ml saja. 

Sebagian ini adalah koleksi parfum miniatur aku. Namun, koleksi ini tidak dipajang di rak cantik :-) melainkan aku tumpuk secara asal di kotak. Lalu, aku taruh di sudut lemari yang paling gelap dan paling kering. Tujuannya supaya isi parfum di dalamnya tidak rusak.

Ciri-ciri miniatur parfum yang baik adalah: 
* bentuk  botol miniatur = botol yang besar dan detail desain botol terjaga. Contohnya bisa dilihat pada miniatur parfum L'air du temps dari Nina Ricci di atas dimana terdapat ukiran merpati di botol mungilnya.
* kadang ditaruh dalam kotak mini yang mirip juga dengan kotak ukuran besarnya. 
* yang paling penting adalah wanginya sama dengan wangi aslinya. Jangan sampai botol sudah asli tapi isi parfumnya minyak angin yak :-).

Ciri yang terakhir itu yang paling penting. Kalau dilihat di atas, aku punya miniatur Shalimar dari Guerlain yang tidak terjamin keasliannya (baik botol ataupun isi parfumnya). Dulu aku tidak tahu wangi Shalimar dari Guerlain seperti apa. Jadi begitu ada toko lapak ga jelas di salah satu trade center yang menjual koleksi miniatur ini, langsung kubeli. Seharusnya aku curiga karena tidak ada box dan isinya pun tidak boleh dicoba. Pas sampai rumah, ternyata benar, sodara-sodara, botolnya Shalimar tapiii isinya...parfum nyong-nyong (sigh!) yang baunya nyegrak. Prihatin deh :-). Karena botolnya cantik, tetap aku foto :-).