Sunday, February 10, 2013

PR: Stella by Stella McCartney - one of the best rose-based perfume

Stella for women dari perancang Stella McCartney adalah salah satu parfum terbaik yang diciptakan berdasarkan wangi mawar. Stella ini adalah debut sang perancang saat meluaskan lini fashion-nya dan memasuki dunia wangi-wangi :-), yah kira-kira di tahun 2003 geto :-). Kebayang, kan, I have this perfume in my wardrobe for almost like forever 10 years.. Dan, setelah 10 tahun lamanya, isinya masih tinggal setengah. Gawd, kapan bisa habis, niy..

Stella adalah parfum yang simpel namun elegan. Tidak pernah membuat bosan dan wanginya klasik. Semprotan pertama terasa wangi jeruk yang langsung diselak oleh wangi mawar. Bukan, bukan wangi mawar yang seperti bedak. Ini wangi mawar yang bening dan sophisticated. Saya selalu merasa seperti nyonyah-nyonyah yang sedang menghadiri charity gala dinner kalau menggunakan wangi seperti ini. Aroma yang lembut dan tahan lama (hingga 8 jam, straight).

Setelah wangi jeruknya hilang, mawar tersebut bercampur dengan wangi amber yang earthy dan sensual. Cantik sekali, seperti rok french lace yang digunakan di senja hari..

Tiga semprot di tiga titik nadi sudah cukup. Dan, pakailah body lotion yang aromanya netral.

Wednesday, February 06, 2013

Review Parfum: Alien dari Thierry Mugler

Alien adalah salah satu parfum yang agak aneh IMHO secara botolnya warna ungu dan futuristik. Diluncurkan di tahun 2005, parfum ini banyak mendapatkan review berbagai macam, mulai dari yang suka hingga yang benci. Sebenarnya wanginya dibangun dari notes yang simpel yaitu wangi melati dan amber+kayu. Tapiii...entah karena pengaruh warna botolnya yang ungu, kesan pertama saya waktu menyemprotnya adalah,"loh, kok kayak wangi anggur? Mirip ih sama wangi hand soap Yuri yang warna ungu. Ih, mahal-mahal kok wanginya B ajah." Hehehehe... 

Kesan di pemakaian kedua malah suami saya yang bilang kalau wangi bunganya enaaakk.. Baru deh saya nyadar itu wangi melati yang kental, creamy, berminyak.. Wanginya berat tapi sangat wearable untuk digunakan di siang hari (atau mungkin saya saja yang semangat semprot Alien tanpa kenal waktu dan cuaca :-)). Drydown dari parfum ini lebih terasa wangi kayu di kulit saya. Tapi itupun tertutup wangi melati yang kental tersebut. Manalagi, wanginya tahan lama sampai saya bosan nunggu: ga ilang-ilang wanginya.. 

Sayangnya, saya mendapatkan sampel parfum ini dengan cara yang kurang amat sangat tidak terpuji :-(. Habis, saya ga minat deh beli 1 botol besar dan ga pengen juga koleksi miniaturnya. Jadi, putar otak deh gimana cara mendapatkannya dan akhirnya ada ide!