Perfume Review: Fracas EDP by Robert Piguet

Fracas EDP adalah salah satu parfum yang - terus terang - berat. Buat saya tentunya. Wangi tuberose yang kental dan creamy adalah wangi yang diandalkan parfum ini. btw, dulu saya tidak tahu yang namanya tuberose itu apa. Ternyata bunga sedap malam toh.. Fracas dikemas dalam botol yang klasik berwarna hitam. Dan, parfum ini sudah beredar sejak saya belum lahir :-). Diluncurkan tahun 1948 oleh Robert Piguet, duh dah lama amir..

Sejak diluncurkan hingga sekarang, parfum ini sudah jadi semacam simbol status tersendiri karena wanginya yang berat, sensual, kalau dipakai kebanyakan bikin pusying, namun bikin kangen..

Sumprit, saya cinta sekali dengan wangi Fracas ini. Satu semprot, cukup dipakai seharian. Sering kali, saya semprot di kamar tidur sehingga suami jadi misuh-misuh,"Waaa, wangi apa ini, rasanya kok lengket.." Perasaan lengket itu persis yang saya rasakan pertama kali saat menghirup wangi Fracas. Terus, masa hanya wangi sedap malam saja. Ya engga, ada sedikit wangi melati. Dan saat semprotan pertama, terhirup sedikit wangi citrus. Tapi yawda, that's all rasanya buat hidung saya. Selebihnya ya wangi sedap malam itu saja.

Kata ibu saya saat saya memakai parfum ini dekat beliau,"Loh, kok kayak wangi bunga waktu pemakaman Ayah, siy." wah..



Ga kebayang kalau ada lilin wangi yang beraroma Fracas ini. Either ruangan saya jadi wangi sensual atau wangi mistik...

Semua gambar diambil dari www.lusciouscargo.com.

Comments

Popular Posts