Friday, November 09, 2012

Niche Perfume vs Parfum Mass-Market

Apaan siy yang namanya Niche Perfume itu? Terus, bedanya sama Mass-Market Perfume itu apa? 

Begitu pertanyaan yang sering saya dengar dari teman-teman. OK, saya cerita dikiit berdasarkan pengalaman saya saja siy, hehehe.. Dimulai dari yang mudah ya.

Mass-Market perfume adalah parfum yang diproduksi oleh perusahaan parfum besar - seperti Coty misalnya - dan di-launch secara luas di pasaran lengkap dengan anggaran iklan yang besar dan bahkan kadang sampai menggandeng selebriti terkenal sebagai muse-nya. Parfum yang kita lihat beredar di mall dan di toko online, sebagian besar adalah mass-market perfume. Saya bilang sebagian besar, lho, karena memang beberapa toko juga menjual niche perfume dalam jumlah amat sangat terbatas. 
Mass-market perfume biasanya memiliki wangi yang mudah diterima oleh penggemar parfum, malahan kadang wanginya pun mirip-mirip satu dengan yang lainnya walaupun mereknya berbeda. Setiap merek bisa memiliki beberapa turunan (alias flanker) yang wanginya berada dalam satu nafas yang sama. Misalnya saja: Davidoff Cool Water dengan flanker-nya Davidoff Cool Water Wave. 
Mass-market perfume sudah berjumlah banyak sekali di pasaran. Saya juga sampai pusing mengikuti perkembangannya di Indonesia yang notabene belum terlalu banyak. Apalagi yang ada di luar, duh banyak bangeds. Belum lagi, kalau ketemu orang yang wanginya sama, iihh malezzz.. 

Itu sebabnya kenapa ada yang namanya NICHE PERFUME. 

Jadi sebenarnya, niche perfume itu apaaa :-).
Walau agak sulit didefinisikan, niche perfume  adalah parfum yang dibuat khusus demi seni dan artistik dan ilmu per-parfum-an. Perusahaan pembuatnya mungkin saja hanya perusahaan kecil atau malah hanya personal saja seperti Andy Tauer. Anggaran ber-iklan sangat sedikit, boro-boro kerjasama dengan selebriti. Parfum yang dihasilkan bervariasi wanginya, dari yang 'aneh' (parfum kok wanginya kek keti yang jarang dicuci) sampai yang indah seperti Virtuessence of Esther.
Niche-Perfume mengandalkan para pecinta parfum untuk penjualannya. Jadi, biasanya iklannya hanya dari mulut ke mulut di forum-forum online atau saat gathering komunitas parfum. 
Niche-Perfume relatif lebih sulit dicari :-) Duh, padahal mencari Chanel No 5 di Indonesia saja sulit ya padahal itu siy jelas mass-market perfume. Apalagi mencari niche perfume, amit-amit mesti bela-belain pesan di luar negeri. 

Terus, tadi kan dibilang kalo perusahaan pembuat niche perfume adalah perusahaan kecil atau perseorangan. Nah, apakah ada perusahaan besar yang niat membuat niche perfume?  Oh ada donk! Ingat, salah satu definisi niche perfume adalah 'anggaran iklan kecil dan wanginya artistik'. Pernah dengar Prada's Exclusives? Seri parfum ini mahal, mewah, susah dicari, berkualitas tinggi dan..jarang diiklankan dan tersedia hanya di butiknya saja. Tapi kenapa ya Prada membuat barang seperti ini? Salah satunya, untuk memberikan kesan bahwa Prada adalah line pembuat parfum yang serius. Sama seperti baju haute coutoure yang tidak memberikan banyak keuntungan penjualan kepada rumah modenya tetapi memberikan kesan kemewahan bagi keseluruhan line pakaian rumah mode tersebut. 

Apakah ada orang yang mau membeli niche perfume? Ada dan banyak. Orang pun senang kalau wanginya beda dari orang lain, kan ceritanya trendsetter

Oh, kayakanya segeto dulu share dari saya. Kalau kamu punya cerita yang bisa ditambahkan, please ngasiy comment yaa.

No comments:

Post a Comment