Lilin Wangi: Review Wild Passion Fruit dari Yankee Candle

Yankee Candle adalah salah satu perusahaan lilin wangi (dan pewangi ruangan) yang cukup terkenal di US. Produknya menggunakan bahan alami minyak esensial sehingga seharusnya aman. Tentunya, tetap harus digunakan dalam ruangan dengan sirkulasi udara yang memadai.

Terus terang, saya ini pecinta lilin wangi serta incense/aromatherapy yang berupa minyak esensial yang harus dibakar dalam burner khusus. Salah satu momen yang saya sukai adalah duduk bergelung di sofa sambil minum teh panas, di hari yang panas, membaca buku, di depan kipas angin besar sambil menyalakan lilin wangi. Wah, rasanya hidup ini layak dijalani (halah, lebay).

Nah, waktu jalan-jalan ke ACE Hardware, saya menemukan votive candle dari Yankee Candle dengan aroma Wild Passion Fruit. Harganya cukup mahal untuk ukuran lilin imut yang tingginya kira-kira cuma 5cm. Tahu kan gelas kecil yang biasa dijadikan suvenir kondangan pernikahan? Nah, tinggi votive candle ini sekitar 3/4 gelas tersebut. Saya pikir, ternyata ada untungnya pergi kondangan. Jadi tidak usah membeli tempat lilin khusus walaupun desain tempat lilinnya jadi konyol: ada nama si pengantin dan kadang lengkap dengan kartun sepasang pria-wanita. Gapapa deh, asal gratis.

Lalu, sebenarnya apa siy votive candle itu? Dan, untuk produk ini seperti apa wanginya?

Votive candle adalah lilin mungil yang biasa dibakar saat kita akan berdoa dan gunanya adalah sebagai offering dalam doa kita. Misalnya, bila di gereja, ada lilin kecil yang dibakar di depan patung Bunda Maria, nah itulah votive candles. Dalam perkembangannya, semua lilin imut dengan ukuran tinggi 5 cm akhirnya disebut votive candle juga dan biasanya dibeli konsumen sebagai tester sebelum membeli lilin yang lebih besar. Namun, perlu dibedakan ya dengan tealight candle yaitu lilin kecil bulat pendek yang biasanya memiliki wadah dari timah.

Wild Passion Fruit votive candle dari Yankee Candle ini memiliki wangi yang buah yang tajam dan amat sangat segar. Menurut saya, tidak mirip dengan wangi buah markisa. Gapapa deh, wanginya tetap menarik. Saat dibakar, wangi buahnya menyerbak enak. Sayangnya masih ada sedikit bau lilin yang tercampur dengan wangi buah ini. Apalagi saat lilin ini telah lama dinyalakan, lama-lama wangi buahnya hilang. Saat lilin ini dimatikan, ya tidak ada yang istimewa. Wangi buah yang lemah tersebut kalah dengan bau lilin biasa yang telah ditiup.

  • Apakah produk ini patut dicoba? Ya, boleh juga buat iseng-iseng bila tidak ada pilihan lain yang lebih baik.
  • Apakah produk ini akan saya beli lagi? Tidak.
  • Apakah produk ini, bila hadir dalam wangi lain, akan saya coba untuk dibeli? Mungkin. Tapi saya akan memilih wangi bunga atau vanilla saja. Siapa tahu, wanginya lebih kuat dan cespleng.

Comments

Popular Posts