Cara Memakai Parfum (part 1)

Kamu lagi jalan di trotoar beton di bawah panas sinar matahari yang melotot garang. Angin berhenti bertiup. Kamu berkeringat dan hampir kehilangan napas. Rasanya mau pingsang saking panasnya. Mana tidak ada pohon besar di depan mata. Tiba-tiba, eh ada halte bus. Lumayan buat berteduh. Manalagi ada seorang wanita yang lumayan manis berdiri di sana sehingga kamu tambah senang. Ternyata salah karena ada bau harum menyengat ketika angin berhembus. Oke, memang aromanya indah dan kemungkinan berasal dari parfum desainer terkenal. Tapi, banyaknya wewangian yang disemprot oleh wanita ini membuat kam pusyink. Akhirnya, daripada pingsan di halte bus, kamu memutuskan mendingan meneruskan perjalanan dengan berjalan kaki lagi deh walaupun matahari masih marah-marah.

Saya ingin tahu apakah kamu memiliki pengalaman yang hampir mirip seperti di atas? Ah, terus gimana kalau situasinya terbalik yaitu jika perempuan manis nan wangi semerbak itu adalah kamu? Nah, kesempatan ini untuk berdiskusi bagaimana trik memakai parfum dengan benar. Ini bukan tentang seberapa mahal parfum atau berapa banyak parfum tersebut disemprotkan tetapi lebih ke titik di mana kita menerapkan parfum dan  kesempatan pemakaiannya.


Pertama, kita harus ingat bahwa parfum terbuat dari alkohol. Dengan demikian, ia cenderung menguap saat panas. Jadi, selalu memilih titik nadi di mana panas tubuh kamu cenderung menjadi yang tertinggi. Beberapa orang mungkin lebih memilih untuk menyemprotkan parfum di bagian belakang leher mereka, ke perut atau ke rambut mereka. Atau, Anda juga dapat memilih titik nadi di bawah ini: 

  1. belahan dada atau dada, 
  2. belakang lutut, 
  3. belakang daun telinga, 
  4. bagian dalam pergelangan tangan, 
  5. pada lipatan siku.

Kedua, jangan pernah menyemprotkan parfum ke ketiak. Sebaliknya, gunakan deodoran yang sesuai dari kisaran wangi yang sama dengan parfum kamu. Tergantung pada preferensi kamu, bila ada pakailah deodoran yang wanginya lembut agar tidak bertabrakan dengan wangi parfum yang kamu pakai.

Ketiga, jangan pernah menyemprotkan parfum pada pakaian Anda karena akan meninggalkan noda kuning. Beberapa kali saya coba mencuci baju yang ternoda, bisa hilang siy bila sesegera mungkin dicuci. Tapi, kalau sudah lewat beberapa jam, duh agak ngeri juga ya kalau tidak bisa hilang. 


Keempat, parfum cenderung tinggal lebih lama pada kulit berminyak. Dengan demikian, layering adalah kuncinya. Gunakan body lotion dari kisaran yang sama parfum. Hal ini mudah ditemukan karena biasanya, desainer menyiapkan paket parfum yang terdiri dari sabun cair untuk tubuh, lotion tubuh dan wewangian. Jika membeli lotion tubuh dan sabun tubuh terasa mahal, boleh juga menggunakan sabun biasa dan body lotion dengan aroma yang cocok dengan parfum tersebut. Ingat, ketika kamu menggunakan body lotion beraroma, selalu minta orang terdekat kamu memberikan jawaban jujur ​​apakah lotion dan parfum yang Anda kenakan saling melengkapi. Sebagai info, saya pernah mendapat kasus ketika memakai body lotion beraroma mawar yang tidak berbaur dengan baik dengan parfum mawar yang saya pakai. Walaupun keduanya wangi mawar namun yang satu adalah mawar berempah sedangkan yang satu lagi wangi air mawar yang bening. Hasilnya: suami saya berkomentar dengan tenang bahwa saya mungkin perlu mempertimbangkan kembali keluar rumah dengan wangi mawar yang memusingkan seperti itu. Hiks hiks :'-(. Akhirnya, malam itu saya memutuskan untuk mandi dan pergi keluar tanpa parfum. 


Kelima, hidung bisa juga kebal dan lelah. Oleh karena itu, ketika kamu semprotkan parfum untuk kali pertama, ingat selalu banyaknya parfum yang digunakan dan jangan mengandalkan hidung saja. Misalnya, pertama kali saya membeli Chanel No 5 EDT, satu semprotan sudah lebih dari cukup untuk menghibur rasa penciuman saya. Dan, orang berkomentar bahwa saya wangi sekali. Namun, seiring waktu, hidung saya hanya dapat mencium aroma parfum tersebut dalam tiga semprotan. Pada saat itu, orang yang cukup beruntung berada di dekat saya mungkin menderita sakit kepala hebat karena kuantitas parfum yang saya kenakan.


Keenam, selalu membuang parfum yang kadaluwarsa kecuali jika Anda ingin mencium bau aneh dan bahkan, sakit kepala dan pusing.  


Okeh, segitu dulu ya. Nanti kapan-kapan disambung lagi. Nikmati parfum Anda dan selamat bersenang-senang!
================================================
Artikel ini saya muat di http://EzineArticles.com/4254638 dalam salah satu kesempatan kontes penulisan 100 artikel. 

Comments

  1. Salam kenal mbak montie, saya masih awam didunia parfum begini. Biasanya beli yang di supermarket gitu.

    Mau nanya, parfum yang sekiranya Pas buat Remaja cowok yang baunya nggak menyengat tapi segar, terus tahan lama apa ya mbak? bisa kasih referensi nggak?

    ReplyDelete
  2. Hi, terima kasih ya atas ide kamu mengenai parfum yang bisa dibeli di supermarket dan terjangkau namun segar. Kapan-kapan saya review ya.

    ReplyDelete
  3. hmm.. maksud saya, sekarang saya mau ganti parfum. Nggak pake yg biasanya di supermarket lagi. Tapi yang seperti parfum-parfum diblog ini. :D

    ReplyDelete
  4. Mbak Montie, saya mau tanya, kenapa parfum gak boleh disemprotkan ke ketiak ?? kan ketiak juga termasuk daerah tubuh yang panas, saya lagi mendalami tentang parfum soalnya Mbak, thanks

    ReplyDelete
    Replies
    1. hi yohan, apa kabar. untuk ketiak sebaiknya dengan deodorant supaya tidak mengubah wangi parfum.

      Delete
  5. thx info nya. sangat membantu sekali. dengan kata yang simple dan mudah dimengerti. good blog.

    kee posting ya

    Parfum Wanita yang disukai Pria

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts