Wednesday, May 30, 2012

Ingin wangi seperti Hulk atau tim The Avengers lainnya?

1. Saya nge-fans berat dengan film The Avengers ini.
2. Saya nge-fans berat dengan karakter Loki di film ini. Looks so dangerous, young, unstable, but...charming :-). Mungkin ini yang sesuai pepatah: Women love bad boys! hihihihihi.

Nah, apakah teman-teman tahu bahwa ternyata ada perusahaan bernama JADS International yang mengeluarkan parfum yang terinspirasi dari komik Marvel The Avengers ini? Keren, ya? Who wants to smell like Iron Man yang billionaire, playboy, philanthropist, genius? Atau, mungkin sewangi Captain America? hihihihi.. can't stop giggling to myself.

Berikut adalah varian parfum The Avengers dimana sebagian besar sepertinya untuk pria, deh:
  • Patriot Cologne untuk menggambarkan Captain America: jeruk nipis hijau, merica putih, kayu oak, kayu cendana, tequila. 
  • Mark VII Cologne untuk menggambarkan Iron Man: jeruk mandarin, melati, sedikit sentuhan nilam. 
  • Worthy Cologne untuk Thor: bergamot, jahe beku (bahan apaan siy ini, mungkin jahe yang ditaruh di freezer kali ya), wheatgrass, grapefruit, kayu cypress, musk. 
  •  SMASH! untuk menggambarkan Hulk: water lily, pala, cendana India, musk, kayu cedar. 

Friday, May 25, 2012

Perfume Haul This Month

Beberapa menit lalu, saya menerima paket berbungkus coklat yang rapi. Di dalamnya, dibungkus lagi dengan styrofoam putih keliling yang terlihat sangat aman bagi vial parfum yang saya pesan.

Hah, pesan vial parfum lagi?! Hihihihi... can't stand it. Begitu saya melihat di RumahParfum, langsung deh saya pesan. Senangnya...

Apa saja yang saya beli? Yaitu:
a. Guess Seductive - I'm Yours EDT
b. Prada L'eau Ambree EDP
c. Paris Hilton - Passport in Paris EDT
d. Paris Hilton - Passport in Tokyo EDT
e. Paris Hilton - Passport in South Beach EDT

Berarti minggu ini saya punya homework untuk mencoba parfum ini. It will be a great weekend.

Have a nice weekend, everyone!

Apa itu Top Notes, Heart Notes dan Base Notes

Tulisan saya kali ini singkat saja. Sering kita bertanya-tanya kenapa parfum berubah-ubah aromanya seiring waktu pemakaian? Itu karena parfum dirancang memiliki komposisi sebagai berikut:
a. Top Notes: inilah wangi yang pertama kali tercium saat parfum disemprotkan. Wangi ini hanya bertahan beberapa jam saja sebelum tergantikan. Contoh Top Notes yang umum adalah aroma buah-buahan atau bunga yang ringan.
b. Middle / Heart Notes: inilah wangi yang tercium setelah Top Notes. Biasanya para perfumer menempatkan wangi bunga yang lebih berat dalam Heart Notes ini misalnya wangi sedap malam atau bunga kacapiring. Beberapa perfumer suka juga mencampurkan sedikit wangi berry dalam parfum terkini.
c.  Base Notes: wangi ini yang tercium setelah parfum lama digunakan di kulit. Biasanya terdiri dari wangi rempah, kayu, musk atau vanilic, dsb.

Beda dan Daya Tahan antara Parfum, EDP, EDT dan Cologne

What is in parfum? Apa bedanya parfum, eau de parfum, eau de toilette dan eau de cologne?

Mari kita mulai dari awal sekali. Parfum berasal dari bahasa Perancis parfum yang berarti wewangian atau rasa. Parfum terdiri dari alkohol dan essential oil serta agen penstabil parfum. Essential oil dapat diganti dengan campuran kimia beraroma, atau bisa kita bilang: bibit parfum. Tetapi bukan bibit parfum yang dijual di toko refil parfum loh melainkan bibit parfum yang asli buatan seorang perfumist. Nah, para perfumist ini, yang biasanya bernaung di bawah suatu perusahan parfum, bertanggung jawab membuat komposisi serta konsentrat parfum sesuai target pasar yang dikehendaki. Mereka juga bertugas memilih apakah bahan yang digunakan adalah bahan alami ataukah sintetis yang mana hal ini tergantung dari keputusan marketing atas harga jual saat parfum tersebut diluncurkan.

Biasanya parfum diluncurkan dalam beberapa konsentrasi yaitu (diurutkan dari yang paling mahal hingga paling murah):
  • Parfum Extrait, Parfum: biasanya terdiri dari 15-40% konsentrasi senyawa aroma. Harganya relatif lebih mahal daripada konsentrasi lain serta lebih tahan lama. 
  • Eau de Parfum (EDP) : terdiri dari 10-20% konsentrasi senyawa aroma. 
  • Eau de Toilette (EDT) : terdiri dari 5-15% concentrate
  • Eau de Cologne atau lazim disebut Cologne saja: memiliki 3-8% senyawa aroma. Banyak parfum untuk pria diluncurkan dalam konsentrasi cologne ini.
Karena harga parfum extrait atau parfum lebih mahal, beberapa rumah parfum atau perusahaan pembuat parfum kerap hanya menggunakan real or natural essential oil untuk konsentrasi tersebut. Hal ini semata-mata karena harga natural essential oil sangatlah mahal. Sebagai informasi, beberapa rumah parfum bahkan sengaja tidak menggunakan natural essential oil karena penggunaannya sudah dilarang dengan alasan kesehatan.


Lalu, apakah macam-macam konsentrasi tersebut di atas berpengaruh terhadap daya tahan suatu parfum?

Review Parfum: Into the Blue dari Escada

Me and Hubby,
Sniffing a white peony.

Our eyes met, our hearts melt.
The music asked us to dance and to think of future chance.
Sitting on our own chairs, the candle lit our hairs.
And warm smiles lighted up the night.

Me and Hubby,
Together through eternity.

Into the Blue dari Escada adalah salah satu parfum favorit saya. Alasannya? Pertama, karena ini hadiah ulang tahun dari salah seorang teman (hihihihi, alias gretong!). Kedua, karena botolnya cantik. Ketiga, karena wangi parfumnya selalu dapat membangkitkan memori yang indah-indah.

Semprotan pertama menyemburkan kesegaran pantai dan air yang tetap feminin. Biasanya parfum cowok, lho, yang memiliki aroma aquatic tapi kali ini, Into the Blue mampu menjadikannya tetap feminin. Dan, bila memakai parfum ini, sering saya membayangkan mencebur ke laut berpasir putih (tapi bukan laut Ancol, lho!) serta membiarkan lembut air asin membasuh kulit dan rambut saya. Membiarkan laut menyapu semua kekhawatiran saya dan angin sepoi mendinginkan hati.

Nah, setelah wangi aquatic ini, saya menemukan wangi bunga peony yang indah. Yippiii...

Friday, May 18, 2012

Kebanyakan Parfum namun Dibuang Sayang...

Pemandangan di sebelah kiri adalah pemandangan salah satu rak yang saya khususkan untuk parfum yang saya beli walo' belum tentu menjadi parfum favorit saya. Malah, begitu beli, terus malah jadi malas memakainya karena masih suka dengan yang lama :-) Boros ya? Iyaaaa... Walaupun periode penuh semangat ini semua terjadi sebelum saya married. Kalau sekarang siy, setelah menikah, tentunya ada prioritas lain yang harus didahulukan: misalnya bila jalan ke mal, daripada mampir ke toko parfum, pastinya mampir ke supermarket dulu. Duh, beginilah bila jadi ibu-ibu. Bila disuruh memilih satu kilo apel beneran atau satu botol DKNY apel, terpaksa pilih apel beneran yang Granny Smith, xixixixi...

Anyway, isi dari rak itu adalah:
  • Kiri : sampel parfum Les Parfums de Rosine, J'adore L'absolue Dior hadiah perkawinan , Stella McCartney Stella, Chanel Allure EDT, JPG Fragile EDT (masih di kardus, duh!), Mariah Carey M, Elizabeth Arden 5th Avenue
  • Tengah: Kenzo Amour (di belakang, botol oranye), Marc Jacobs Blush (masih di kerdus juga!), sampel Lollita Lempicka (entah apa) dan...satu pouch berisi vial, sampel, miniatur, decant, plus parfum roll-on dari celeb Indo yaitu Olla Ramlan :-) --> tapi ga keliatan botolnya. 
  • Kanan: Iceberg Effusion, set miniatur Bvlgari, lip balm Mor, miniatur Valention + J.Lo Glow + Balmain Vent Vert, dsb. 
Itu baru dari satu tempat di rak. Bagaimana dengan tempat penyimpanan yang lain? Nah, ini dia selanjutnya.

A Letter #2: Tea-based Perfume

Di tanggal 8 Aug 2011, KS menulis: 
misi mbak...mau tanya aja nich, saya lagi cari parfum yg aroma dasarnya teh, kira2 mbak punya refrensi apa saja?
trims.
Montie's reply
Hi KS,
Terima kasih suratnya ya. Mohon maaf bgds karena dibalasnya luamaaa secara saya sempat ga nge-blog 1 tahun karena kesibukan sehari-hari (married, pindah ke luar, balik ke Indo lagi, dst).
Kebetulan saya pencinta teh jadi saya juga suka sekali dengan parfum yang banyak wangi tehnya. Beberapa di antara ini menurut saya bisa dijadikan referensi: 
  1. Bvlgari - Eau Parfumee au The Vert Extreme --> wanginya kecut dan lebih banyak wangi citrus daripada teh-nya di kulit saya. Menurut saya, lebih cocok untuk cowok. 
  2. Bvlgari - Eau Parfumee au The Blanc --> love it so much. Wanginya lembut. Hanya saya agak binun, apakah ini terinspirasi dari wangi white tea.
  3. Bvlgari - Eau Parfumee au The Rouge --> seharusnya wangi teh tetapi kok hidung saya tidak mencium wangi teh sama sekali. 
  4. Bvlgari - Eau Parfumee au The Vert --> percobaan pertama siy, wanginya green. Nanti kalau sudah dicoba lagi akan saya coba review.
  5. Jennifer Lopez - Still --> ini wangi tehnya berasa bgds, segar dan membuat ceria hari-hari saya :-).
  6. Elizabeth Arden - Green Tea Scent Spray --> wanginya bening dan menyegarkan, cocok untuk di udara panas, harga murah, namun cepat hilang baunya sehingga harus sering disemprotkan.
  7. Elizabeth Arden - Green Tea Summer --> lebih ke arah wangi buah-buah bila di kulit saya. 
  8. Elizabeth Arden - Green Tea Lotus --> cantik, lembut dan wangi tehnya masih berasa.
Nah itu parfum beraroma teh yang pernah saya coba. Karena sudah setahun email ini berselang, saya harap kamu sudah menemukan apa yang kamu cari (please share yaaaa).

XOXOXO

Pentingnya mencocokkan deodoran dengan cologne yang dipakai agar tercipta pengalaman yang menyenangkan

Setiap orang - baik wanita atau pria - ingin terlihat keren dan juga merasa keren. Yah, kita akui saja, kita ini kan hidup di dunia dimana penampilan masih dijadikan tolak ukur. Coba saja dilihat di mass media, billboards, di badan bis kota dan bahkan iklan di toilet. Semua bintang iklannya memiliki kepribadian (dan tampang) yang charming. Semuanya merasa nyaman dengan dirinya sendiri. 

Pada saat yang sama, kita tahu bahwa tidak semua orang memiliki karisma alami. Di dalam dunia sekarang ini dimana inner beauty tidaklah cukup maka orang harus berusaha melakukan maintenance agar daya tarik mereka terpancar. Pertanyaannya adalah bagaimana caranya mencapai hal itu? Bagaimana caranya menarik perhatian orang kepada kita. Simpel siy, menurut saya. Pakailah parfum yang baik dan terasa mahal. 

Sebagian besar wanita tergila-gila dengan wewangian baik dalam bentuk parfum, deodorant dan pelembab tubuh. Cara mengaplikasikannya pun baik sehingga tercipta wangi khas dari seorang wanita (ingat film Scent of a Woman?). Sayangnya, sebagian besar pria tidak seperti ini karena memang pria (katanya!) terlahir dengan indera penciuman yang kurang tajam bila dibandingkan dengan indera penciuman wanita. Oleh karena itu, wajar bila seorang pria bertanya tentang parfum kepada teman wanitanya. Tetapi, sering juga saya menemukan pria yang kebingungan bagaimana cara memakai parfum yang baik. Akibatnya, bukannya meng-enhance penampilan seseorang, parfumnya malah digunakan kebanyakan atau lebih buruk lagi, bertabrakan dengan wangi alami tubuh atau deodorant yang dipakai.

Sunday, May 13, 2012

Cara Memakai Parfum (part 1)

Kamu lagi jalan di trotoar beton di bawah panas sinar matahari yang melotot garang. Angin berhenti bertiup. Kamu berkeringat dan hampir kehilangan napas. Rasanya mau pingsang saking panasnya. Mana tidak ada pohon besar di depan mata. Tiba-tiba, eh ada halte bus. Lumayan buat berteduh. Manalagi ada seorang wanita yang lumayan manis berdiri di sana sehingga kamu tambah senang. Ternyata salah karena ada bau harum menyengat ketika angin berhembus. Oke, memang aromanya indah dan kemungkinan berasal dari parfum desainer terkenal. Tapi, banyaknya wewangian yang disemprot oleh wanita ini membuat kam pusyink. Akhirnya, daripada pingsan di halte bus, kamu memutuskan mendingan meneruskan perjalanan dengan berjalan kaki lagi deh walaupun matahari masih marah-marah.

Saya ingin tahu apakah kamu memiliki pengalaman yang hampir mirip seperti di atas? Ah, terus gimana kalau situasinya terbalik yaitu jika perempuan manis nan wangi semerbak itu adalah kamu? Nah, kesempatan ini untuk berdiskusi bagaimana trik memakai parfum dengan benar. Ini bukan tentang seberapa mahal parfum atau berapa banyak parfum tersebut disemprotkan tetapi lebih ke titik di mana kita menerapkan parfum dan  kesempatan pemakaiannya.


Pertama, kita harus ingat bahwa parfum terbuat dari alkohol. Dengan demikian, ia cenderung menguap saat panas. Jadi, selalu memilih titik nadi di mana panas tubuh kamu cenderung menjadi yang tertinggi. Beberapa orang mungkin lebih memilih untuk menyemprotkan parfum di bagian belakang leher mereka, ke perut atau ke rambut mereka. Atau, Anda juga dapat memilih titik nadi di bawah ini: 

  1. belahan dada atau dada, 
  2. belakang lutut, 
  3. belakang daun telinga, 
  4. bagian dalam pergelangan tangan, 
  5. pada lipatan siku.

Sunday, May 06, 2012

A Letter #1: Dimana membeli parfum Djin by Michael Storer?

Di tanggal 10 October 2011, seorang teman AA. menulis surat seperti ini:
Salam kenal mbak Monti..terus terang aku tertarik dg review yg m storer djin...kalu boleh tau harga brp n belinya di mana mbak ??
Tx....

Montie's reply:
Hi AA,
Sorry for a very late reply :-). Terima kasih ya atas surat elektronik yang kamu kirimkan.

Parfum Djin ini memang tidak masuk ke Indonesia. Jadi, memang agak sulit membelinya. In fact, barusan saja saya cek situs web Michael Storer dan ternyata situs-nya dalam posisi Under Construction. Salah satu penjual parfum lain yaitu situs Lucky Scent juga sudah tidak menjual parfum ini. Besar kemungkinan - dugaan saya saja, siy - parfum ini memang sudah discontinued dari pasaran karena berbagai alasan.

Salam hangat,
Montie M.

=======================================
Update as of May 18, 2012: 
Ternyata Mas AA sudah mendapatkan Djin ini dari suatu tempat. Ah, senangnya...

=======================================
Update as of Sep 9, 2012:
Mas AA mendapatkan parfum Djin ini dari California. Dan, good news-nya, beliau bersedia, lho, menjual atau membagi parfum ini dengan teman-teman semua. Katanya, masih ada sisa sekitar 20ml lagi, cukuplah untuk 2 botol decant @10ml. Bisa kontak saya di montimanis@wangiparfum.info agar bisa saya teruskan ke beliau.

Thanks berat ya, Mas AA.

Saturday, May 05, 2012

Perfume Review: Mila Schön for Women


Maaf kepada para fashionista: saya tidak pernah mendengar nama Mila Schön hingga hari ini yaitu sewaktu saya menggunakan satu vial berisi sample parfum Mila Schön untuk wanita. Ternyata, saat saya mencari nama ini di google.com, wah ternyata sang desainer berasal dari Itali dan sudah wafat.

Parfumnya sendiri cukup menarik untuk digunakan sehari-hari dalam aktivitas siang hari misalnya berolah raga, mengejar bus transjakarta, naik angkot dan/atau berbelanja ke pasar/supermarket. Bisa juga digunakan untuk di kampus dan kantor. Mengapa? Karena wanginya standar walaupun cukup menyenangkan.

Wangi pertama yang saya cium saat menyemprot parfum ini pertama kali adalah wangi buah-buahan terutama semangka yang manis dan berair. Asyik, kan? Setelah itu, saya menemukan wangi bunga-bunga. Drydown parfum ini adalah sedikit wangi rempah dan kayu.

Parfum ini menempel di kulit dan baunya tidak menguar kemana-mana. Dan, daya tahannya pun cukup lama. Jadi, cocok untuk alternatif penggunaan sehari-hari. Juga, cocok disemprotkan ke tubuh untuk menutupi bau masakan sehabis makan siang di warteg dekat kantor.