Definisi seorang "Perfumista"

Sample Parfum dari Bond No 9
Perfumist dan perfumista kadang tercampur artinya. Seorang perfumist adalah ahli parfum - seorang yang mampu membedakan dan mencampur berbagai aroma menjadi parfum yang sesuai keinginan si pemesan parfum tersebut. Seorang perfumist haruslah terlatih. Hmm, namun kalau si perfumist  tidak terlatih, ya tidak apa-apa siy alias amatir.. Selama parfum buatannya masih ada yang mau memakai :-)

Seorang Perfumista adalah seorang yang tergila-gila dengan parfum dan kadang lebih jauh lagi, tergila-gila dengan bau pada umumnya. Bisa yang wangi maupun yang..bau... Walaupun perbedaan antara wangi dan bau itu katanya setipis kulit bawang dan subjektif pula! Misalnya, wangi Bulgari Omnia Amethyst yang dipakai di pagi hari setelah mandi dan belum berkeringat; wah, wanginya sangat menyegarkan. Tetapi coba pakai di siang hari, setelah panas-panasan habis lunch di warteg, berkeringat plus ketempelan keringat tetangga sebelah pas makan di warteg.. Kalau dipakai 2 semprot saja, orang sekitar bisa protes keras. Oops, itu pengalaman pribadi siy, hihihihihi... Yang protes duluan, ya suami,"Pake minyak nyong-nyong lagi, ya!" Ih, sebel.

Jadi pendeknya, kalau kamu tergila-gila dengan parfum sampai berpikir bahwa sample parfum dari Bond No 9 yang warna-warni seperti permen (lihat gambar di atas, tuh) pasti rasanya jauh lebih menarik dari permen beneran maka kamu seorang perfumista. Tapi, yang namanya perfumista juga ada tingkatannya, lho.
  • Tingkat 1 - Perfumista "Newbie" : ini saat paling tepat untuk menyelamatkan diri, hehehe. Kenapa, karena seorang perfumista harus siap mental maupun material. Di tahap ini, kamu pasti sudah sangat tertarik dengan parfum, hobi mencoba parfum di mall atau punya teman sambil mengendus-endus sana-sini, suka membaca artikel tentang review parfum, dan... sudah mulai mengkoleksi beberapa botol parfum yang bisa buat ganti-ganti setiap hari. Biasanya, wangi parfum milik kamu tersebut masih yang wanginya "enak" untuk sehari-hari dan masih sesuai kepribadian kamu.
  • Tingkat 2 - Perfumania : Nah, ini level selanjutnya. Kamu sudah tidak puas dengan parfum sehari-hari kamu dan mulai mengkoleksi miniatur, vial-vial mungil yang banyak. Kamu mulai membeli "decant" parfum dari berbagai sumber. Dana perbaikan diri dan penampilan sudah terkikis habis untuk membeli sampel parfum. Waktu jalan-jalan ke mall pun sebagian besar dihabiskan untuk mengendus wangi parfum yang belum dimiliki. Dan, koleksi parfum kamu bertambah bentuknya (parfum spray, perfume oil, cologne) dengan wangi parfum yang "bukan kamu bgds" misalnya kamu biasanya suka parfum wangi bunga, tiba-tiba jadi membeli parfum cowok yang maskulin abis, hanya karena tertarik iklan parfum-nya. Sudah begitu, habis dibeli juga tidak digunakan karena ya tidak suka wanginya. Hidung kamu juga sudah mulai bisa membedakan "notes" pembentuk parfum misalnya membedakan wangi kemenyan dengan cendana, halah...
  •  
  • Tingkat 3 - Perfume Junkie : Duh, ini 'dah seperti kecanduan narkoba :-). Lemari (iya, lemari khusus) parfum kamu sudah penuh dan kamu sudah tidak tertarik dengan parfum yang ada di pasaran. Malah, kamu sibuk mencari parfum-parfum lawas yang bagi sebagian orang wanginya kayak emak-emak. Kamu mulai tertarik membeli parfum niche yang harganya mahal amit-amit dan susah mendapatnya karena membelinya harus langsung di pembuatnya misalnya parfum Djin dari Michael Storer. Dan, kamu mulai suka bau apa saja sambil mengkhayal bagaimana bila bau ini diparfumkan misalnya bagaimana membotolkan bau tanah/rumput basah sehabis hujan, membotolkan wangi keju panggang, dsb. Dan yang pasti, orang di sekitar kamu mulai protes karena parfum yang kamu pakai mulai aneh-aneh wanginya misalnya wangi kayu bakar saat camping (eh, ini ada lho, dari Tauer Perfume, kapan-kapan saya review, ya). 
Demikian definisi Perfumista menurut saya. Kalau ada yang mau ditambahkan, monggo... Oh, btw, daftar dan tingkatan ini siy bikinan saya sendiri (berdasar pengalaman pribadi). Jadi jangan dianggap serius :-).

PS: bila punya pacar dan hubungan kalian mulai serius untuk dibawa ke jenjang selanjutnya (ciee, married geto), pacarnya harus ditanya dengan serius,"Honey, kamu perfumista level apa?" Klo pacar kamu bilang,"Duh, saya perfume junkie," maka kamu harus siap-siap...kelenger... Baik karena mencium wangi "aneh" terus. Sekaligus juga siap menahan bingung bila ada yg menanyakan,"Suami/Istri kamu suka wangi apa misalnya wangi yang segar atau spicy?" dan kamu menjawab,"Wandatau ya, dia punya 200 botol, wanginya beda semua!" Well...

*picture is taken from Bond No 9 website. 

Comments

  1. boleh minta pendapat..
    menurut sis, apa parfume cowo yg paling berkesan?

    ReplyDelete
  2. Hi, paling berkesan ya parfum suami sendiri :-).
    Tambahannya adalah niche perfumes berikut:
    1. Djin - Michael Storer
    2. Lonestar Memories - Tauer Perfume

    Plus 1 parfum yg pasaran bgds : Bvlgari Blue for Men :-)

    ReplyDelete
  3. wah yg 2 itu musti order online dari luar yah
    saya cari" jarang ada yg jual
    btw makasih banget dah di jawab

    blognya bagus

    ReplyDelete
  4. Iya, 2 parfum itu mesti dicari dari luar (sebaiknya dari pembuatnya sendiri).

    Terima kasih ya, telah mau meluangkan waktu membaca blog ini.

    ReplyDelete
  5. kalo buat cewe'a yang recommend apa mbak, yang bau'a kalem tapi tetap meninggalkan kesan yg mendalam, hehehehehehe

    ReplyDelete
  6. Hi Jeung, saat ini saya lagi suka dengan Bvlgari Rose Essentielle EDT. Wanginya menenangkan. Nah, saat saya duduk di sebelah salah satu rekan kantor, dia sambil senyum-senyum bilang,"Wah wangi kamu enaaaakkk sekali sampai saya lupa tadi kita mau mendiskusikan apa." Ha...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya coba sniff dikit dari vialnya. Kenapa aromanya berakhir mirip dengan bvlgari pour femme yah ( yang saya kurang suka )? jadi ragu beli bvlgari lainnya jangan2 aromanya mirip2 semua, ( rencana beli miniatur bvlgari jasmine noirnya langsung batal ).

      Delete
  7. Nice article :) sebagai perfumista, parfum yang dipakai juga harus tahan selama berjam-jam saat kita beraktifitas, seperti yang kita tahu menggunakan parfum di titik2 nadi, nah selain itu ada lagi lhoo. JAFRA share infonya yaa :)

    http://www.jafraindonesia.blogspot.com/2013/01/long-lasting-scent-sation.html

    xoxo
    JAFRA Indonesia

    twitter: @JAFRAindonesia
    blog: jafraindonesia.blogspot.com
    fanpage: jafra indonesia
    web: jafra.co.id

    ReplyDelete
  8. Tampaknya dari newbie mau beranjak ke level selanjutnya nih. Perlu perenungan mendalam dulu tentang tujuan hidup, sebelum melangkah lebih jauh dan, dompet menjerit.

    ReplyDelete
  9. Kayaknya aku masuk ke perfumista newbie deh sis....hahahaha

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts