Sunday, April 29, 2012

Definisi seorang "Perfumista"

Sample Parfum dari Bond No 9
Perfumist dan perfumista kadang tercampur artinya. Seorang perfumist adalah ahli parfum - seorang yang mampu membedakan dan mencampur berbagai aroma menjadi parfum yang sesuai keinginan si pemesan parfum tersebut. Seorang perfumist haruslah terlatih. Hmm, namun kalau si perfumist  tidak terlatih, ya tidak apa-apa siy alias amatir.. Selama parfum buatannya masih ada yang mau memakai :-)

Seorang Perfumista adalah seorang yang tergila-gila dengan parfum dan kadang lebih jauh lagi, tergila-gila dengan bau pada umumnya. Bisa yang wangi maupun yang..bau... Walaupun perbedaan antara wangi dan bau itu katanya setipis kulit bawang dan subjektif pula! Misalnya, wangi Bulgari Omnia Amethyst yang dipakai di pagi hari setelah mandi dan belum berkeringat; wah, wanginya sangat menyegarkan. Tetapi coba pakai di siang hari, setelah panas-panasan habis lunch di warteg, berkeringat plus ketempelan keringat tetangga sebelah pas makan di warteg.. Kalau dipakai 2 semprot saja, orang sekitar bisa protes keras. Oops, itu pengalaman pribadi siy, hihihihihi... Yang protes duluan, ya suami,"Pake minyak nyong-nyong lagi, ya!" Ih, sebel.

Jadi pendeknya, kalau kamu tergila-gila dengan parfum sampai berpikir bahwa sample parfum dari Bond No 9 yang warna-warni seperti permen (lihat gambar di atas, tuh) pasti rasanya jauh lebih menarik dari permen beneran maka kamu seorang perfumista. Tapi, yang namanya perfumista juga ada tingkatannya, lho.
  • Tingkat 1 - Perfumista "Newbie" : ini saat paling tepat untuk menyelamatkan diri, hehehe. Kenapa, karena seorang perfumista harus siap mental maupun material. Di tahap ini, kamu pasti sudah sangat tertarik dengan parfum, hobi mencoba parfum di mall atau punya teman sambil mengendus-endus sana-sini, suka membaca artikel tentang review parfum, dan... sudah mulai mengkoleksi beberapa botol parfum yang bisa buat ganti-ganti setiap hari. Biasanya, wangi parfum milik kamu tersebut masih yang wanginya "enak" untuk sehari-hari dan masih sesuai kepribadian kamu.

Sunday, April 01, 2012

Pure White Linen dari Estee Lauder

2006 adalah tahun diluncurkannya Estee Lauder Pure White Linen. Ini juga tahun dimulainya posisi manajerial saya. Saya sangat gembira, happy, percaya diri. Saya punya laptop saya sendiri, saya dinas kantor yang bisa jadi milik pribadi setelah 5 tahun, bilik kerja saya lebih besar lengkap dengan kursi tamu. Semuanya sempurna.  

Dan, di atas itu semua, saya bisa membeli sebotol besar Pure White Linen, lengkap dengan khayalan saya bahwa pada akhirnya saya bisa seanggun Ms Paltrow. Wajahnya memang terlihat melankolis (beda bgds dengan wajah saya yang terlihat pasti ceriwis), rambut panjang lurus, dan pakaiannya putih sederhana.  
Usia saya belum 30 tahun. Tetapi saya ingin mendapatkan kepercayaan diri setara perempuan di usia itu: sukses dalam karir dan kehidupan pribadi. Pure White Linen meningkatkan pencapaian keberhasilan hidup saya itu.  

Mengikuti keberhasilan pendahulunya White Linen yang diluncurkan pada 1978 (duh, saya masih bayi), Pure White Linen menangkap ide jalan-jalan musim panas di padang rumput ..