Tuesday, January 31, 2012

A Zen Living is a Healthy Living (L'eau d'Issey Body Lotion Review)

Bila tinggal di kota besar, hidup sehari-hari rasanya hectic, sibuk, rempong! Transportasi publik yang acak-adul, polusi udara yang membuat penuaan dini. Orang-orang banyak yang terkena penyakit stres. Bahkan langit pun sering berkabut. Bukan kabut yang alami melainkan hasil dari asap knalpot. Semuanya itu rasanya bisa menuju ke self-destruction  bila kita tidak bisa me-manage diri sendiri dengan baik.

Oleh karena itu, bagaimanapun caranya, saya berusaha membuat mood sendiri berada dalam keadaan baik. Saya sungguh percaya bahwa pikiran yang sehat akan meningkatkan kepuasan hidup. Dan, bahwa kebahagiaan itu adalah sesuatu pilihan yang dapat kita ambil dan perjuangkan setiap hari. Salah satu caranya adalah dengan memanjakan diri sendiri dengan cara memakai pelembab tubuh yang mewah seperti L'eau d'Issey Body Lotion.

Bagi saya, cara tersebut cukup efektif karena itu berarti saya tidak perlu menggunakan parfum dan juga mendapatkan keuntungan ekstra yaitu kulit yang tetap lembut. Terus terang, bila ada segala sesuatu yang simpel dan praktis, wah saya orang yang paling depan mengaplikasikannya.

L'eau d'Issey Body Lotion adalah lini pelengkap dari parfum Issey Miyake L'eau d'Issey yang diciptakan di tahun 1992. Pelembab ini bagus walaupun teksturnya agak berat sehingga agak berat sedikit bila dipakai berpanas-panasan, misalnya siang hari saat mengejar bus Trans Jakarta jurusan Kalideres. Tetapi, pelembab ini wangi sekali. Wanginya divine dan mampu memberikan ketenangan seketika serta tidak nyegrak. Walaupun teksturnya berat, wanginya yang so heavenly tersebut mampu bertindak sebagai penyeimbang sehingga saya semangat menggunakannya untuk aktivitas sehari-hari. Bahkan walaupun berkeringat sekalipun, pelembab ini masih menempel di kulit dan tetap memberikan kesegaran. 


Pelembab ini senada wanginya dengan sifat parfum L'eau d'Issey dengan nada atasnya terdiri dari lotus, freesia dan air mawar. Pendeknya, kamu akan wangi kembang tiga (bukan tujuh :-)) rupa. 



Kesimpulan saya: pelembab ini bisa digunakan sehari-hari saat tekanan hidup terasa berat. Halah,mendramatisir, hihihi. 

No comments:

Post a Comment