Thursday, December 16, 2010

Review Parfum: Hugo XX EDT dari Hugo Boss

“The Battle of the sexes,” adalah slogan yang baik. Tentunya saya mengharapkan agar tercipta suatu parfum yang memabukkan dan membangkitkan sensualitas di udara. Parfum ini juga harus mampu menarik perhatian lawan jenis sehingga siapa tahu, dia mau berdansa bersama malam ini (halah...).

Nah, intepretasi saya terhadap iklan itu yang ternyata menyesatkan karena aroma wewangian ini sepertinya berbeda sekali dan tidak pas dengan harapan saya.  
Diluncurkan di tahun 2007 sebagai bagian dari seri Hugo Woman, Hugo XX menangkap sensualitas dengan cara membungkus aroma makanan dan buah-buahan. Yes, it is completely foody…in a very light way.

Tuesday, October 26, 2010

Review Parfum: Perry Woman dari Perry Ellis

Date of Creation: 2002 – Floral Musky
Top Note: Water Lily, Bergamot, Pink Japanese Orchid.
Heart Note: Fresh Berries, Jasmine, Tuberose, Champagne Rose, White Water Lily, Pink Lotus.
Base Note: Vetiver, Orris, Patchouli Flower, Sandalwood, Musk

Botolnya cantik ya, merah seperti api dan agak belok-belok. Parfum ini adalah hadiah langsung dari salah satu toko hape saat saya mengantarkan kakak saya. Agak ngotot (alias judes) juga siy untuk mendapatkannya sampai saya ancam akan dibawa ke Surat Pembaca Kompas. Baru deh parfum ini diberikan seminggu kemudian. 
Saya sempat kecewa karena wanginya (saat itu) kurang sesuai dengan perjuangan mendapatkannya. Tapi lama-lama, eh suka juga. Wanginya maniiisss, bunga-bunga dengan campuran musk, leather dan rempah. Butuh waktu 3 bulan hingga hidung saya terbiasa dengan wangi ini. Dan, bila memakainya kebanyakan, yang mencium pasti kelenger. Parfum ini cocok untuk ke kantor. 
 
Salah seorang rekan saya di kantor bilang begini," Montie, you smell soooo good sampai saya lupa kalo kamu itu sebenarnya jutek." Hah?

Friday, October 15, 2010

Parfum Review: Deseo Forever dari Jennifer Lopez

Wanita Asia - termasuk saya - banyak yang suka parfum beraroma lembut namun memiliki daya tahan lama. Terutama saat beraktivitas di siang hari. Tentunya buat para pembuat parfum, hal seperti ini adalah tantangan.

J-Lo berusaha menyambut tantangan tersebut. Setahun setelah peluncuran parfum Deseo di 2007, dia membuat parfum spesial untk pasar Asia. Parfum ini katanya terinspirasi saat ia berjalan-jalan di kebun sehabis hujan. Oleh karena itu, dia bekerja sama dengan perusahaan pembuat parfum Coty untuk meluncurkan Deseo Forever di tahun 2008. Hmm, taman miliknya itu seperti apa ya, hingga bisa menjadi inspirasi pembuatan parfum.

Deseo Forever berarti Desire Forever. Jadi asumsi saya adalah akan ditemukan suatu parfum yang sensual dan seksi. Wah, ternyata salah. Parfum ini beraroma buah, campuran antara apel dan persik. Ih, baunya enak. Ada sedikit wangi bergamot di situ serta freesia juga.

Thursday, October 07, 2010

Parfum Review: Still dari Jennifer Lopez


....Tidak tahu memulai tulisan di blog ini bagaiman karena hidung saya (saat ini ditulis) rasanya masih kebas dan mampet sehingga tidak bisa mencium apapun. Padahal lagi minum teh panas yang enak..

Penyebabnya karena botol miniatur saya jatuh ke lantai porselen dan...sudah pasti pecah. Langsung deh, tajamnya wangi teh dan melati menyebar ke seluruh ruangan. Saya sampai bersin-bersin dan sedikit tercekik. Seluruh jendela saya buka agar baunya keluar. Kapok deh karena kepala jadi pusing. Kalau orang bilang, itu namanya too much of a good thing.

Wednesday, September 08, 2010

Review Parfum: Portfolio dari Perry Ellis

Date of Creation: 2000 – Floral Musky

Top Note: Geranium, Lemon cypress
Heart Note: Indian jasmine, Clove
Base Note: Vanilla, Musk, Sandalwood

Tergiur diskon dari toko parfum dekat kantor, saya membeli botol Portfolio 100 ml hanya seharga Rp 95,000. Wanginya seperti emak-emak, hehehe. Bunga dan bedak dengan sedikit wangi buah yang terlalu matang. Tidak ada wangi kayu sama sekali di kulit saya.

Lucunya, walau wanginya aneh begitu namun kok menenangkan ya. Dan, tahan lama lagi. Wanginya itu tidak nyegrak dan hanya menempel di kulit. Jadi hanya bisa tercium kalau orang dekaaat sekali sama kamu. Cocok ya untuk yang suka parfum lembut, dan bagi pemakaian di kantor atau gereja.

Saturday, May 08, 2010

Apa sih Penjepit Bulu Mata itu?

Orang-orang mengatakan bahwa mata adalah jendela jiwa. Oleh karena itu, perempuan melakukan segalanya untuk membuat mata mereka terlihat lebih indah, lebih besar, diwarnai dengan eye shadow yang dirancang untuk meningkatkan warna alami mata, dan sebagainya. Tempatkan seorang wanita di toko yang menjual produk makeup mata dan aku yakin dia akan sebahagia seorang anak yang masuk ke toko permen.

Salah satu fokus dalam meningkatkan kecantikan mata adalah bulu mata. Ada dua alat yang tidak boleh dilupakan ketika perempuan perlu untuk memperindah bulu mata mereka. Yang pertama adalah maskara dan penjepit bulu mata yang kedua. Tapi, sebenarnya, apakah macam-macam penjepit bulu mata itu? Dan, bagaimana kita menggunakannya?

Thursday, February 11, 2010

What a Coconut (Review: Coconut & Lime Body Lotion by Trelivings)

Sejujurnya, saya selalu sulit menemukan pelembab tubuh yang cocok untuk parfum yang sedang saya gunakan. Yang lebih sulit lagi adalah bila ingin mencari pelembab yang menambah derajat wangi si parfum. Itu sebabnya, saya kok agak terobsesi untuk mencari pelembab tubuh yang tepat. Di pihak lain, sebagian besar pelembab tubuh yang diproduksi di Indonesia memiliki wangi yang enak namun jadi tabrakan wanginya bila digunakan dengan parfum. Bila sudah kepalang tanggung karena kesengsem dengan wangi salah satu parfum namun tidak menemukan pelembab yang cocok maka saya terpaksa menggunakan pelembab tubuh tanpa wangi.

Tiba-tiba di suatu siang yang panas...ndilalah saya menemukan pelembab tubuh dari Trelivings ini di bazaar dekat kantor. Merek ini sendiri adalah dari Australia yaitu dari suatu perusahaan bernama Evodia Australia. Produk yang diproduksi dan dipasarkan cukup lengkap. Sayangnya, sulit sekali menemukan merek ini di Indonesia.



Thursday, February 04, 2010

Perfume Review: Orange Tonic by Azzaro

Saya benci botol parfum ini!

Serius, saya benci botolnya.

Bentuknya agak menjijikkan meskipun cairan di dalamnya adalah berwarna jeruk menyegarkan. Tapi, setelah parfumnya habis, hanya tersisa sebentuk botol yang aneh. Entah kenapa, agak mengingatkan saya pada dog poo, maaf.

Tapi, aroma Orange Tonic adalah salah satu obsesi saya selama bertahun-tahun. Parfum ini telah menghantui saya sejak saya melihat iklannya pertama kali di salah satu majalah langganan saya. Dan itu pun pada tahun 2004. Iklan tersebut mengatakan tentang energi, penuh vitamin C dan E, dll. Saya agak bingung apa gunanya semua vitamin ini untuk sebuah parfum. Beda bila yang diomongkan adalah mengenai pil suplemen atau roti atau jus buah.

Tuesday, January 26, 2010

Perfume Review: Eau Belle D'Azzaro by Azzaro

Saya suka tampilan D'Azzaro Eau Belle. Tapi, tolong jangan tanya kenapa karena saya benci botol dari saudaranya yaitu Orange Tonic yang sama-sama diluncurkan oleh Azzaro. Saya pikir mungkin hal ini tergantung pada kesan pertama saat melihat parfum ini. Warna hijaunya menyegarkan. Azzaro Eau Belle d'diluncurkan pada tahun 1995 dan dibuat oleh Natalie parfum Feisthauer, perfumer senior dari perusahaan pencipta wewangian dan rasa makanan bernama Symrise.

Eau Belle d'Azzaro adalah sebuah ledakan cahaya dari kategori wewangian beraroma jeruk dan menurut saya, lebih pantas bila disebut sebagai cologne. Wanginya sangat linier dan begitu-begitu saja dengan setitik aroma madu di pertengahan.

Tuesday, January 19, 2010

Ingin tampilan blog baru? Gratis! Ikuti "Birdie's Resolution Contest" berikut !

Well, tahun baru, resolusi baru. Lagi, dah kelamaan berhenti nge-blog secara sibuk mempersiapkan pesta pernikahan. Siapa? Ya saya, duonk...

Tapi sekarang, hanimun sudah selesai. Jadi mulai bisa nge-blog lagi dan ganti desain blog lagi.

Nah, ini ada loh, tawaran menarik dari Giselle Jacquenod, untuk mengikuti kontes-nya doi. Hadiahnya: DESAIN BLOG YG KEREN, GRATIS!!! Mau tahu caranya? Silakan klik banner di bawah ini.

Ayo coba! Siapa tahu, rezeki di tangan kalian.






Tuesday, January 05, 2010

Perfume Review: Strawberry Heart by Possets


Berangkat ke kota Leura, 2 jam dari Sydney, Australia, yaitu daerah wisata dekat Blue Mountain. Kamu akan menemukan suatu toko permen, persis seperti bayangan aku tentang toko permen di film dan buku Harry Potter. Out of topic, imajinasi kamu tentang toko permen di film Harry Potter seperti apa? Balik ke topik semula, toko permen ini benar-benar penuh dengan toples-toples berjajar memenuhi rak yang tinggi hingga ke langit-langit. Namanya Leura Candy Shop. Barang dagangannya: nougat, toffee, eclair, chewy candy, honeycomb. Semua rasa ada! Kecuali rasa permen yang aneh-aneh seperti earwax, cockcroah, blood (huh, memangnya Bertie Botts' Every Flavor Bean :-)).

Salah satu temuan saya: permen rasa Strawberry and Cream! Piknik ke Leura hari itu menjadi salah satu pengalaman paling mengesankan dalam hidup saya.

Duh, saya memang tergila-gila dengan stroberi, suer. Dicelupkan ke coklat cair, enak bgds. Buktinya, Ms. Siti Nurhaliza saja suka sekali dengan camilan ini. Jus stroberi, yogurt stroberi, susu stroberi? Suka juga. Memakai lulur wangi stroberi, wah I'm crazy of it. Bahkan sekarang ini, saya memakai sampo dan conditioner wangi stroberi dan krim.

Nah, waktu saya menerima sampel parfum Strawberry Heart dari Possets, saya jingkrak-jingkrak.

Berbentuk perfumed-oil, olesan pertama saja wanginya manis sekali, sangat memabukkan. Manalagi, saya mengoleskan di pergelangan tangan kiri, wanginya jadi menguar keman-mana. Mau tahu seperti apa: persis seperti mencelupkan stroberi yang manis dan harum ke dalam whipped cream yang kental dan manis juga. Terus, masukkan stroberi berbalut krim tersebut ke dalam mulut. Waks, diabetes sudah menunggu di depan mata :-)

Tapi, serius deh, parfum ini unbeliavable indahnya. Dioleskan di tangan, rasanya ingin saya makan tangan saya sendiri. Bayangkan bila dioleskan di seluruh tubuh, wah kita bisa jadi kanibal.

Dan, entah kenapa, bayangan atas toko permen di Leura itu terkenang-kenang secara saat itu saya resmi jadi anak kecil lagi, yang matanya membelalak melihat satu toples penuh permen rasa stroberi krim. Hati saya bahagia sekali.

Sungguh, saat mencoba parfum ini, saya langsung menjatuhkan diri ke tempat tidur dan memejamkan mata sambil senyum sendiri. Saya harap kamu juga mengalami hal yang sama. What do you think?

Strawberry Heart bisa dibeli dari www.possets.com. Harganya murah sekali, hanya USD 10 per 6ml perfume oil. Cukup untuk pemakaian normal 1 bulan sepertinya.