Saturday, May 30, 2009

Salvatore Ferragamo - Subtil Pour Homme ::fragrance review

Seorang teman saya membelikan saya botol mini sebagai kenang-kenangan dari perjalanannya ke Hongkong. Dan, sebenarnya ini dia pertemuan kedua saya dengan wewangian pria. Saya terpesona dengan bentuk botol biru minimalis yang langsung menunjukkan kesan wewangian air. Dan, memang tepat seperti itu. Oh, betapa aku menyukai segarnya jeruk Mandarin di semprotan awal. Sangat segar, begitu indah. Dan, jahe bercampur dengan kapulaga! Pada musim hujan seperti sekarang, jahe & kapulaga adalah catatan kerinduan saya terhadap kehangatan yang menyelimuti sekitar hidup saya. Entah mengapa, saya merasa bergaya, keren, kosmopolitan serta berselimut kesegaran hangat tak tertandingi untuk setiap panas dengan esensi handuk beraroma lemon. Meledak, tertawa keras, itulah yang saya pikirkan.

Saat aroma tengah datang, wewangian mawar dan violet membuat penasaran indra saya, terutama ketika rasa manis amber masuk. Saya pikir saya akan menjadi gila menahan hasrat dan fantasi. Ah, parfum yang cantik namun tetap maskulin dengan aroma bunga yang menonjol.

Subtil pour Home berakhir ke dalam wangi kayu becampur kesturi. Tentu, masih dengan aura maskulinitas. Aroma bunga bercampur buah dan rempah sudah pergi digantikan oleh sensualitas yang tak terlukiskan dengan kata-kata.

Mungkin aku melebih-lebihkan, tapi itu yang bisa saya katakan tentang keindahan (dan daya tarik) dari Subtil Pour Homme. Benar-benar klasik!
-------------------------------------------------- --------
Top Notes: Cardamom, Ginger, Mandarin
Catatan Tengah: Bay Rose, Mace, Violets
Heart Notes: Amber, Patchouli, Musk
Tahun Pembuatan: 2003

Sunday, May 24, 2009

Perfume Review: Agua Fresca de Rosas by Adolfo Dominguez


Bukan, ini bukan another tea rose perfume! Walaupun, entah mengapa, nama tea rose sepertinya menjamin bahwa wangi mawarnya alami. Lho, kok malah mendiskusikan parfum lain.

Kali ini saya mau share tentang salah satu parfum dari Adolfo Dominguez. Agua Fresca de Rosas persis seperti namanya yang menggambarkan: kilauan bening air mawar yang surut perlahan-lahan menjadi tiada. Nah, sebenarnya kata "perlahan-lahan" terlalu melebih-lebihkan karena wangi mawar ini pergi dalam hitungan menit.

Agua Fresca de Rosas diluncurkan pada tahun 1995 bersama dengan parfum terkenal lain yaitu parfum Acqua di Gio dari Armani (dengan kesegarannya berani.

Kesegaran Agua Fresca de Rosas berasal dari campuran buah-buahan yang sangat pahit dan asam. Saya duga itu adalah sejenis jeruk. Dan, mengintai di belakang, terdapat kesegaran air mawar berwarna merah jambu lembut. Satu hal yang saya benci adalah wangi jeruk pahit terlalu mendominasi keseluruhan komposisi. Agak membingungkan juga karena seharusnya air mawar menjadi ratu utama bau ini. Tetapi, sebaliknya yang terjadi, wangi buah melulu sepanjang jalan. Pada titik tertentu, saya bahkan berpikir bahwa sebenarnya lebih tepat bahwa ini adalah wangi mawar busuk. Atau, apakah itu?

Nah, walaupun hidung saya terblokir dengan aroma buah, ayah saya mengatakan bahwa saya wangi sekali dan baunya enak. Yah, setidaknya, itu bukan komentar yang buruk. Minimal ada orang yang suka. Bagaimana dengan kamu?

Sunday, May 17, 2009

Fragrance Review Curious by Britney Spears


Ketika saya masih mahasiswa, menjadi penggemar berat Britney Spears menjadi sangat wajar. Dia cantik, berbakat, seksi dan kaya! Semua kualitas yang diharapkan dari seorang wanita. Tapi, kemudian, datang ketenaran, datang godaan, dan lain-lain. Yah, sisanya bisa kita lihat di tabloid dan internet.

Namun pada tahun 2004, parfum pertama dari Britney datang dan langsung menjadi hit besar. Namanya Curious. Dan, saya yakin semua penggemar Ms Spears langsung mengambil parfum ini dari rak. Tidak, saya tidak ikutan. Alasannya sederhana: pertama, saya tidak memiliki anggaran untuk membeli; kedua, saya masih jatuh cinta dengan parfum berharga lebih rendah yaitu Avon. Tetapi, saya meneteskan air liur sepanjang waktu sambil berpikir bahwa ada yang terasa kosong di dada saya. Saya merindukan parfum yang indah ini.

Hari ini adalah hari libur. Saya berjalan mengelilingi toko obat terkenal Guardian dan terkejut mengetahui bahwa Curious tersedia di salah satu rak. Rasanya ia memanggil saya untuk mencoba. Jadilah, saya semprot. Di sebelah saya, si gadis penjual sibuk promosi dan terus mengganggu saya dengan menjelaskan tentang barang-barang bagus, parfum ini itu, 20% diskon, dll.

Saya berkonsentrasi penuh pada Curious. Aromanya terasa akrab. Ya, magnolia dan pir renyah. Hanya sekejap, aroma ini digantikan oleh melati sambac nan sejuk dan ringan. Jujur saja, saya suka melati sambac. Wanginya indah dan aromanya memberikan semangat. Lengkap dengan tuberose berkualitas, saya hanya punya satu kata atas parfum ini: sensual.

Dengan sedikit penasaran, saya menunggu aroma dasar yang akan datang. Eh, ternyata cukup membosankan. Kuat memabukkan tetapi terasa palsu, wangi musk dikelilingi oleh manisnya bunga vanili. Hal ini mengingatkan saya waktu SMA ketika saya menggunakan Avon Jazz kemana saja. Memang parfum itu cocok bagi saya saat itu. Tetapi, tentu tidak cocok bagi saya sekarang. Oh, baiklah, saya jadi menyadari bahwa saya bukan target pasar Britney. Mungkin dulu saat masih remaja, parfum ini sesuai bagi konsumen seperti saya. Tetapi, sekarang saya adalah seorang wanita yang tua, ups, maksudnya dewasa! Hmm, sepertinya parfum ini memunculkan perasaan yang tidak menguntungkan bagi citra diri saya.

Mari kita beralih ke botolnya yang berwarna biru! Pasti, yang satu ini adalah salah satu usaha Ms Spears untuk mempertahankan keanggunan parfum ini. Lebih tepatnya, bukan Ms Spears, tetapi perusahaan pemroduksi parfum ini yaitu Elizabeth Arden. Oh ya, Curious memenangkan 2007 Cosmo Girl Award untuk kategori kosmetik. Hebat, ya?!

Oh ya, Curious dapat dibeli dengan harga yang OK dan free shipping dengan meng-klik link ini Cobalah sekarang! Toko ini sangat terpercaya, lho
--------------------------------------------------------------------------
Top Notes: Louisiana Magnolia, Golden Anjou Pear, Water Lotus
Middle Notes: Early Morning Tuberose, Star Jasmine, Pink Cyclamen
Base Notes: Vanilla-Infused Musk, Blonde woods, Sandalwood

Sunday, May 10, 2009

Fragrance Review Fantasy by Britney Spears


Ketika saya masih kecil, ibu saya dan ibu sahabat saya selalu membelikan kami baju yang sama. Tali, model, potongan baju, semua sama. Satu-satunya perbedaan adalah warna. Dia mendapat warna-warna netral seperti baby pink dan putih, sementara saya yang cerah seperti kuning dan hijau. Kami selalu berpura-pura bahwa kami adalah putri dari negeri seberang dan bahwa suatu hari, seorang ksatria berbaju zirah akan menyelamatkan kami dari naga ganas. Kami menghabiskan hari mengejar kupu-kupu kuning kecil atau memetik buah liar yang aneh berwarna merah dan makan langsung dari pohonnya. Kami punya rambut bob yang sama (milik saya tidak begitu berhasil bentuknya seperti miliknya) dan bibir kami merah terpoles. Kami menyanyikan lagu anak-anak terkenal di bawah pohon-pohon pinus yang hingga sekarang tetap tegak menjaga dinding komplek perumahan kami.

Kami putri dengan gaun berenda merah muda dan kuning dan impian akan hidup bahagia selamanya.

Nah, hidup kami tidak begitu mudah sebenarnya. Persahabatan kami agak berakhir pada saat kami memasuki SMA. Ia tumbuh jauh lebih cantik (dan lebih populer) daripada saya. Dia punya suami setelah menyelesaikan kuliah dan bercerai 3 tahun kemudian. Peristiwa ini menarik kita berdua bahkan lebih jauh lagi.Hingga di sinilah saya: lajang, berjuang untuk menemukan belahan jiwaku.

Bukan kesatria berbaju zirah tentunya.

Tapi, saya membeli Britney Spears Fantasy bulan lalu. Wanginya mempesona indera saya. Suatu wangi pembukaan beraroma asam buah-buahan dan cupcake vanili membawa kembali kenangan masa kecil ketika kami membuat kotor tangan kami saat menggigit buah beri mungil dan airnya muncrat membasahi pakaian. Saat kami sudah lelah, ibu kami sudah siap dengan kue-kue segar dari oven. Betapa hidup yang sungguh bebas dari kekhawatiran!

Semenit kemudian, kelopak bunga melati hijau mulai menyapa dan menempatkan dirinya di sebelah saya. Segar dan ringan, membawaku ke kebun bunga masa kecil kami. Saya merasa seperti waktu berada di SMP: pemalu tapi ingin cantik. Kelembutan cupcake dan vanili masih terasa ragu-ragu.

Perlahan, keluguan anak-anak menghilang saat kita tumbuh dewasa. Dan begitu juga Fantasy. Aroma vanili terasa lebih menggiurkan dengan penampilan seksi kesturi dan orris. Astaga! Rasanya seperti seorang wanita yang masih dalam gaun pesta kuning terang dan siap untuk bermain-main dengan pria-pria tampan.

Jika setiap orang dapat memiliki fantasi, parfum ini cukup dapat mengambil bagian dalam impianku: untuk menjadi diriku sendiri yaitu seorang gadis muda penuh tawa yang tumbuh menjadi wanita dewasa - masih penuh tawa. Rambut ikal saya masih tertata. Gaun renda saya juga trendi. Dan, impian saya akan ksatria berbaju zirah indah merona.

Fantasy dari Britney Spears dapat dibeli dengan mengklik tautan ini now!

Tuesday, May 05, 2009

Fragrance Review Lolita Lempicka by Lolita Lempicka

"Keinginan untuk membawa kembali kenangan masa kecil, di mana fairy-godmother masih hidup dan dapat membuat setiap hal mudah"

Tanggal Kreasi: 1997 - Oriental Vanilla
Top Notes: Pineapple, Lemon, Anise, Rosewood
Heart Notes: Lily of the valley, Rose, Jasmine, licorice
Base Notes: Almond, Tonka, Vanilla, bebungaan lain

Mimpi saya adala kembali ke masa kecil dan menonton ibu memanggang kue. Aroma vanili memenuhi udara. Rasanya bahagia karena dapat beristirahan yang nyaman di hari yang cerah panas setelah seharian menangkap ikan Guppy di got dekat kompleks rumah. Lollita Lempicka berhasil membawa saya ke dalam dunia dongeng di mana tidak ada masalah apa pun dan bahwa saya berada dalam mimpi seorang Cinderella yang sibuk mencari (dan menemukan) seorang ksatria berbaju zirah. Ah, dunia masa lalu saya muda yang cemerlang!

Dibuka dengan wangi adas manis, parfum ini berlanjut dengan aroma manis licorice dan bunga lili. Secara perlahan, ia mengering menjadi campuran almond pahit, Tonka dan vanili.Seorang wanita teman berkata aku berbau seperti kue vanila sementara yang lain bilang aku mirip wangi susu coklat. Seorang teman laki-laki berkata wangi saya enak sekali. Dan, ia mengatakan hal itu di akhir piknik kami hari itu, di hari yang berkeringat dalam Metro Mini yang sangat penuh penumpang lengkap dengan polusi udara dari mana saja.

Parfum ini sangat menggoda. Oleh karena itu, merekomendasikan pembaca untuk membelinya. Bila susah dicari, ini situs yang bagus dan dapat mengirim ke Indonesia dengan selamat yaitu FragranceX.

Friday, May 01, 2009

Perfume Review Bvlgari Blue


Bvlgari perfume? Siapa yang tidak tahu! Apalagi kalau parfum tersebut adalah Bvlgari Blue, salah satu parfum paling ngetop (dan pasaran) yang pernah saya tahu. Dan, tentu saja paling banyak direkomendasikan oleh para salesperson di mal. Akibatnya, halah, jadi banyak sekali yang memakainya. Duh!

Tetapi, tentu tetap akan saya review di sini.

Bvlgari Blue adalah parfum untuk perempuan dewasa (catat kata dewasa di sini!) yang ingin merasa spesial. Aroma atasnya adalah segarnya bergamot diikuti dengan jahe. Bagi sebagian orang, jahe ini terus bertahan hingga akhir. Jadi agak aneh juga ya. Tetapi bagi saya, setelah itu yang tercium adalah wangi bunga. Bagaimana dengan kamu? Apakah pernah memakai parfum ini? Bila ya, boleh cerita juga di kolom komentar di bawah, misalnya apakah wangi Blue di tubuh kamu adalah jahe melulu.

Nah, wangi terakhir dari parfum ini adalah: vanila bercampur wangi kayu. Jadi secara keseluruhan, parfum ini adalah parfum yang seksi (walaupun pasaran) dan tentu sangat dapat digunakan untuk udara tropis seperti Jakarta.

-----------------------------------------------------------------------
Date of Creation: 2000 – Floral Woody Musky
Top Note: Bergamot, Ginger
Heart Note: Wisteria, Flax flowers
Base Note: Acacia, Vanilla, Musk, Sandalwood

Perfume Review: Byblos by Byblos

Aku membeli botol besar dengan harga hanya $ 10,5 dari teman kost yang biasanya mencoba untuk menjual parfum palsu. Terus terang, ini adalah keputusan yang buruk! Aroma pertama yang keluar: ya, jelas buah-buahan seperti bergamot / mandarin. Aku menunggu wangi persik keluar tetapi tunggu punya tunggu, halah tidak ada wangi persik sama sekali. Aroma atas ini hanya berlangsung selama beberapa detik. Aroma tengahnya seharusnya adalah mimosa atau lily. Yah, mungkin aku saja yang berharap terlalu banyak karena kenyataannya, tidak ada wangi bunga sama sekali. Byblos langsung ke wangi dasarnya yaitu kayu.

Byblos cukup segar tetapi terlalu berat (dan maskulin) untuk dikenakan seorang wanita ke kantor. Rekan kerja aku malah terus berkata, "Kamu pakai parfum pacarmu ya?" Atau lebih buruk lagi, "Kamu memakai Gatsby cologne?" Dan, yang terburuk, "Bisakah seseorang mengambilkan minyak kayu putih? Aku tak tahan wangi perempuan ini. Bikin pusing, niy. Saya hampir pingsan."

Aku pikir dia bercanda. Ternyata tidak.

Jelas tidak seksi.

Aku masih mengambil risiko memakainya sampai tetes terakhir. Tentu untuk dinikmati sendiri.

"Byblos is time to be a man!"
----------------------------------------------------------
Tanggal Pembuatan: 1990 - Fruity Floral
Top Notes: bergamot, jeruk mandarin, Blackcurrant, persik
Heart Notes: Mimosa, Lily of The Valley, Orris, Lily
Base Notes: Vetiver, kesturi, Raspberry, bunga-bunga