Perfume Review: Too Feminine by Etienne Aigner

Semasa kecil, saya mengoleksi kertas surat. Maklum, zaman itu internet belum memasyarakat sehingga yang musim adalah berkiriman surat dengan sahabat pena. Dalam tumpukan koleksi kertas surat itu, ada satu set yang sangat saya suka. Warnanya biru. dengan gambar seorang gadis cilik duduk di atas daun besar di atas kolam. Dan, wanginya..sangat tak terlupakan. Lembut, manis, seperti permen.

Hingga saat ini, saya masih saja mencari memori tersebut di seantero jagat perwangian. Seorang penjual di toko SAGAS menyarankan untuk membeli Gift Set terbaru dari Aigner berisi botol 60ml EDP Too Feminine dan pelembab tubuh 50 ml.

Dia bilang,”Wanginya seperti melati segar! Harganya juga murah, hanya Rp 280,000,-”

Saya senang sekali. Wangi masa kecil saya kembali! Aroma atas dari parfum ini seperti sirup, manis dengan topping buah-buahan. Sayangnya tidak bertahan lama. Dan, tanpa peringatan apa-apa, aroma tersebut berubah menjadi campuran melati dan sweet pea yang lembut, melankolis walau sedikit terlalu manis. Dan, di saat akhir, ndilalah tidak disangka-sangka, wangi amber samar-samar keluar, begitu lembut dan indah.

Menurut saya, parfum ini sebenarnya dirancang dengan sangat hati-hati dan penuh dengan komposisi bahan yang cukup kompleks. Setiap aroma sangat dominan dan sebenarnya dapat berdiri sendiri sehingga agak sulit juga menentukan karakteristik parfum ini. Menyesal, saya tidak dapat menemukan secara teliti kesemuanya, termasuk favorit saya bunga magnolia. Tetapi, saya tetap cinta Too Feminine! Dan, saya akan menjadikannya sebagai pengganti parfum lama saya yang beraroma Vanilla-Amber. Walaupun, setelah dipikir ulang, lho kok saya sekarang seperti sirup Marjan berjalan ya.

----------------------------------------------------------------------
Top Note: Passion Fruit, Watermelon, Raspberry, Grapefruit
Heart Note: Indian Tuberose, Tunisian Orange Blossom, Egyptian Jasmine, Chinese Magnolia, Parma Violet
Base Note: Oak Moss, Vetiver, Iris, Sandalwood, Amber, Musk
Year of Launching: 2006

Comments

Popular Posts