Sunday, March 01, 2009

Perfume Review: Benetton - Energy

Yah, aku memang membutuhkan banyak energi akhir-akhir ini sehingga aku pergi untuk mencoba beberapa tetes wewangian terbaru dari Benetton, Energi baik untuk yang pria maupun wanita. Botolnya kelihatan bagus untuk musim panas, berwarna putih dan oranye untuk wanita serta putih dan biru untuk pria. Di bawah ini adalah apa yang saya pikirkan.

Benetton Energy Women
Satu semprot saja dan aku terbawa pergi ke tempat di mana matahari selalu bersinar cerah, burung berkicau, dan angin membelai lembut. Dan di sana saya dapat mengambil keranjang yang penuh dengan jeruk dan persik dan piring berisi satu sekop es krim vanilla. Aku duduk di dekat sungai, membaca komik, menggapai buah dan mencelupkannya ke dalam es krim. Singkatnya, parfum ini adalah menyenangkan bagi jiwa-jiwa muda nan bebas.

Sekarang datang versi pria ...

Yikes!
Double Yikes!
Triple Yikes!

Aku tidak pernah mengerti mengapa orang menciptakan parfum ini yang merupakan versi murahan campuran antara kesegaran Dunhill Pursuit dan gelapnya Salvador Dali. Sesungguhnya, campuran tersebut cukup aneh. Dan, kalau dilihat dari iklan Benetton, saya mendapat kesan bahwa parfum ini seharusnya diperuntukkan bagi remaja pria berjiwa hidup, yang selalu berpikir ia akan hidup selamanya.

Singkatnya, aku mual sekali sewaktu mengendus Benetton Energy for Men. Aku hampir pingsan dan harus minum secangkir besar teh panas dan bahkan hingga nekat menyelipkan biji kopi di salah satu lubang hidung aku! Kacau bgds ga, siy. Aku bergidik bila memikirkan berada di dekat orang yang memakai parfum ini. Duh, mengapa Benetton jadi begini. Biasanya parfum mereka cantik, lho, dengan harga yang terjangkau lagi. Ah, tapi ya sudahlah, parfum kan sangat personal, siapa yang tahu ternyata ada yang cocok memakai parfum ini.

-------------------------------------------------- -------------
Tanggal Pembuatan: 2008
Gambar: diambil dari Benetton.com

Versi Wanita:
Top Notes: jeruk, kismis merah, putih persik
Heart Notes: nilam, rose, lily of the valley, peoni
Base Notes: vanili, cendana, amber

Manusia Versi:
Top Notes: kemangi, nanas, adas manis, lemon
Heart Notes: ketumbar, lavender, Tonka bean, lada hitam
Base Catatan: cedarwood, nilam, vanili

No comments:

Post a Comment