Perfume Review: White Musk by Alyssa Ashley

Tadinya malas coba-coba ini, soalnya sudah banyak tiruannya. Kan ga lucu kalo pakai yang harganya ratusan ribu tapi disangka pakai yang seharga 4,000 :-) Eh, ndilalah ternyata Apotik Century juga jual parfum (model lama) sekarang. Sebegitu turun-kah 'kelas' parfum ini sehingga dikategorikan sebagai barang 'drug-store'? Memang, wangi White Musk sederhana sekali, minimal kesan itu yang muncul begitu tetesan pertama menyentuh kulit tangan saya. Hanya terdiri dari powdery-aldehydes di atas dan campuran aroma melati-mawar-violet yang secara keseluruhan membentuk wangi musk yang seksi, segar, rasanya sepanjang hari memakai bedak bayi. Tapi ya itu, biasa (karena sudah banyak tiruannya). Jadi, saya tidak jadi beli deh :-)

PS: saya benci wangi powdery-aldehydes. Di Original Musk (Alyssa Ashley juga), wangi aldehydes ini adalah salah satu komponen aroma-nya. Di White Musk, lha kok ada juga, walaupun Alyssa Ashley tidak memasukkannya dalam daftar. Efek dari powdery-aldehydes buat saya adalah: pusing dan mual, seperti disiksa menghirup alkohol cair beraroma segentong bubuk bedak bayi dan harus habis.

Oleh karena itu, saat pertama kali menghirup White Musk, saya benar-benar mual. Habis menghirupnya semangat bgds dan baru beberapa detik kemudian sadar kalau ada wangi aldehydes disitu. Huh,bilang-bilang donk!

Karena Chanel No 5 juga punya wangi aldehydes yang berlebihan bgds, sampai sekarang saya masih bingung menghabiskan botol besar di lemari saya. Menyentuh saja ga berani (malah botolnya saya bungkus pakai koran, dilapisi kain, dimasukkan kotak lagi terus ditaruh jauh di pojokan, di depannya saya kasih pakaian).


Top Notes : Bergamot, Kenanga, Piment-Baies
Middle Notes : Melati, Lily of the Valley, Mawar, Violet
Base Notes : Nilam, Amber, Vanili, Rumput Ilalang
Date of Creation : 2000 , image taken from AlyssaAshley.com

Comments

Post a Comment

Popular Posts