Perfume Review: Acqua di Gio for Women by Giorgio Armani

Acqua di Gio diluncurkan sebagai pelengkap dari Acqua di Gio for Men yang lebih dulu diluncurkan dan menuang kesuksesan besar hingga sekarang. Sebaliknya, parfum untuk wanita ini biasa saja dengan wangi melati dan sweet pea yang mengingatkan saya pada bedak murahan yang pernah saya beli di Ramayana.

Sebenarnya, semprotan pertama sangat indah. Terhirup manisnya persik, kecutnya lemon serta tajamnya nanas. Menurut Osmoz.com, Armani memasukkan anggur muscat dari kepulauan Pantalleria. Juga ada wangi melon kuning dan semangka (red: wangi semangka ini jelas sintetis karena sulit sekali mendapatkan esens semangka alami). Aroma tengah menampilkan wangi melati berpadu bunga sweet pea yang kuat dan agak mengerikan. Serius, mengerikan, karena saya pernah mencium wangi pengharum ruangan yang hampir mirip seperti ini dan hidung saya langsung sakit saat itu. Apalagi sekarang saat saya mencoba Acqua di Gio, manalagi pas sedang menyetir di bawah sinar matahari Jakarta yang ganas. Saya hampir pingsan! Kepala sakit, perut mual. Tersiksa rasanya. Saya harap, suatu saat dapat terbiasa. Nah, aroma bawahnya ini yang cantik: campuran dari kesturi dan damar yang mampu menjinakkan wangi melati-sweet pea tadi.

Bagaimana pun, saya mengacungkan jempol untuk parfum ini. Tahan lama dan terbuat dari bahan berkualitas, sintetik atau alami saya tidak terlalu peduli. Terutama karena ada damar di situ. Tahu kan, bahwa pulau Sumatra adalah salah satu penghasil damar terbaik?

----------------------------------------------------------------------
Top Note: Violet, Peach, Pineapple, Lemon, watermelon, cantaloupe
Heart Note: Jasmine, Hyacinth, Lily of the Valley, Ylang-Ylang
Base Note: Musk, Sandal, Styrax, Amber

Comments

Popular Posts