Perfume Review: Genviève by Michael Storer

Dua tetes Genvieve saya oleskan di kedua urat nadi. Tertarik dengan wanginya yang kompleks – campuran dari mawar yang halus dan bening serta yang seperti wangi bedak – akhirnya saya memutuskan mengoleskan lebih banyak. Selanjutnya, terjadi bencana! Tangan saya gemetaran dan vial mungil itu lepas. Sebagian isinya tumpah di tubuh di sebelah kanan. Bukannya mandi atau membasuh tubuh, saya mengambil jalan pintas yaitu menumpahkan sisanya di tubuh sebelah kiri.

Akhirnya, pada saat tengah hari, tubuh saya berbau aneh. Di sebelah kiri, wangi mawar berubah cepat menjadi wangi dupa cendana yang berat, yang biasa digunakan di kuil untuk berdoa. Di tubuh sebelah kanan, wangi mawar didampingi aroma kehijauan – sayangnya saya lupa dari asalnya dari bunga apa. Di sini, wangi dupa cendana samar saja. Malahan muncul wangi musk yang seksi sekali.

Akhirnya, setelah mengalami hari yang panjang dan dalam kebingungan akan wangi aneh tersebut, hidung saya menyerah. Kita berdua mandi lulur kopi. Duh, hidung saya akhirnya bebas dari siksaan, lega sekali.

Iseng, saya lihat masih ada sisa 1-2 tetes di vial tersebut. Ah, coba lagi, ah. Pertama, saya memakai pelembab tubuh beraroma mawar di tangan sebelah kanan serta yang beraroma melati di tangan sebelah kiri. Lalu, masing-masing tangan saya oleskan 1 tetes. Hasilnya sangat berbeda, saya sampai kaget sendiri. Jika di pengalaman menggunakan Genvieve pertama kali, hidung saya sampai stres. Di pengalaman kedua ini, Genvieve membingkai wangi lotion tersebut dengan wangi kayu dan rempah yang indah. Baru di saat itulah, saya mengerti bagaimana cara menggunakan Genvieve bagi udara tropis seperti Indonesia. Sayang, vialnya sudah kosong.

Genvieve dapat dibeli langsung dari pembuatnya Mr Michael Storer di www.michaelstorer.com dengan harga USD 82 untuk botol 59 ml dalam konsentrat EDP. Jangan takut, walau tokonya jauh di US, parfumnya sampai dengan selamat kok.

Comments

Popular Posts